|
Business department Jobdesc
|
|
Tadinya pertama kali masuk kerja, saya ga
tau itu bagian apa, kerjaannya ngapain aja. Malah sempat terlintas dipikiran
kalo bisnis itu kayak marketing, jualan barang
|
|
Trus saya pertama kali masuk bisnis departemen
itu jd asisten, minggu pertama saya disuruh belajar di Warehouse
|
|
Belajarnya tentang potong stok, material2
sepatu yang ada digudang, seperti macam2 kulit, masalah2 tentang kulit dan
cara qc kulit, komponen, tali, buckle, packing material, eyelet, dll
|
|
Trus pas minggu ke2 saya belajar di MCC.
MCC itu bagian yang kerjanya ngitung satuan dari material yang dipotong
cutting dept
|
|
Abis dari MCC 3hr, saya belajar ke purchase
ga sampe 1minggu. Ngeliatin gimana anak purchase buka PO (Purchase order),
ngepush supplier, sampe sistem B2B..sekarang mah uda lupa
|
|
Dari situ malah tambah bingung, sebenernya
bisnis itu kerjaannya apa se?
|
|
Pertama masuk bisnis saya disuruh ngeprint
planning, ngeshare, fotokopi
|
|
Pokoknya kerjaan yg serba busy deh, namanya
aja business,hehehhe
|
|
Trus saya dikasi kerjaan seperti
|
|
1. nota produksi, yaitu nota yang berisi
material sepatu beserta satuan dan kebutuhan yang diperlukan dalam 1 working
number(nota kerja)
|
|
Nota produksi dibagikan ke tiap departemen,
seperti upper warehouse, cutting, stitching, midstore, lasting/asembling,
midsole, outsole warehouse
|
|
2. Packing list, yang isinya mencakup
pembagian size dan penempatannya dalam karton
|
|
Ukuran karton (ukuran karton bergantung
terhadap ukuran inner box dan PPC atau pairs per carton), cbm (ukuran karton
dlm cm dibagi 1000000, gunanya untuk menghitung besar kontainer waktu
export),nomer urut karton, dll
|
|
3. Factory plan. Factory plan yang saya
kerjakan tergantung dari customer. Ada factory plan yang berisi forecast atau
perkiraan order yang akan kita terima per tgl expor
|
|
Jadi tiap minggu harus di update, balance
antara plan dengan aktual order yang diterima. Untuk kekurangan order yang
belum diterima factory biasanya di push agar tidak terjadi missing
|
|
Ada juda factory plan berisi production
date, shipment date dan expected material delivery
|
|
4. Order packing material. Untuk packing
material tiap sepatu bisa berbeda-beda tergantung bentuk dan jenis sepatunya.
Packing material terdiri dari karton, inner, tissue paper, polybag,
chopstick, layer, dll
|
|
Untuk packing material ini ordernya mudah,
yang bikin susah itu adalah ngepush supplier supaya order yang datang bisa
tepat waktu kurang lebih minimal 1mggu sebalum assembling jalan
|
|
5. Direct carton label. Ada beberapa tujuan
expor seperti UK dan US, tapi ada juga expor yang langsung ke negara tujuan,
dan labelnya biasanya ngeprint sendiri
|
|
6. Printing board, bentuk sablonan
disesuaiin sama letaknya di sepatu. Trus pesen ke supplier, sesuai nomer
Order customer fitting dan bulan expornya.
|
|
Terkadang yang namanya schedule stitching
itu maju mundur maju mundur cantik, makanya setiap minggu harus dicek
printing boardnya sudah datang apa belum.
|
|
Belom lagi kalo ada additional order yang
tgl expornya mepet2, pasti juga kejar2an pesennya
|
|
Begitu saya pindah brand, tugas juga ganti,
jadi handle:
|
|
1. Packing list, sebenernya se konsepnya
sama aja antara brand 1 dg lainnya, yang bikin beda adalah beberapa tambahan
yang direquest sm customer, seperti customer minta dicantumkan markingan
karton dipacking list
|
|
2. Label, untuk label biasanya pesan di
supplier label di jakarta. Sedangkan yang order adalah customer sendiri.
|
|
Jadi tiap minggu kita ngecek in, data yang
harus kita pesan uda available belom, kalo belum berarti blm bisa minta
diorderkan, tapi kalo sudah available berarti sudah bisa minta dipesankan
oleh customer(brand)
|
|
Biasanya available kurang lebih sekitar
53hari dari tanggal export
|
|
Kalo sudah pesan, kita follow up ke
supplier yang dijakarta langsung, apa sudah bisa diproses dan kapan akan
dikirim ke factory
|
|
sambil ngecekin juga, kapan produksi akan
jalan supaya bisa matchingkan dg tgl kedatangan label nya
|
|
3. Orderlist. Orderlist isinya rangkuman
semua orderan, dari mulai nomer PO, artikel, tgl expor, qty, range size, dll.
Orderlist ini acuan untuk ngerjain file2 yang lainnya
|
|
4. Sample shoes dan leather swatch. Dari
mulai ngelist sepatu/swatch datang, ngeshare sepatu cfm ke produksi, minjemin
sepatu cfm, ngepush sepatu2 cfm dan swatch material baru untuk season baru,
sampe ngirim sepatu ke Cina dan customer
|
|
5. Nginput order di system, sampe nginput
size. Wah ini fatal banget, secara antara sepatu cewe dan cowo range size nya
beda. Belom lagi antara US dan UK itu fittingnya beda. Saya uda 2x salah
input,hehhehe..
|
|
6. Ngelist PO#purchasing dari semua
orderan, dari bulk order sampe sample. Trus diupdate tgl ETD yang dikasi
supplier bwad perkiraan barang kirim dan kapan datangnya.
|
|
Bisa nututin tgl expor apa ga, kalo ga, ya
minta maju ke supplier
|
|
7. AQL inspection report, bisnis tugasnya
ngiput dan ngasi form AQL ini berdasarkan order, trus difollow up ke inspection
dept, mana aja yg uda diinspect n hasilnya apa
|
|
8. Weekly summary report, yaitu laporan
mingguan ke customer yang isinya production date dan tangal inspect
|
|
9. Monthly report, yaitu laporan bulanan
yang dikirim ke pusat Accounting (Vietnam), isinya mengenai order yang di
berangkatkan dlm 1 bulan, beserta nomer invoice dan harga.
|
|
Untuk monthly ini kita harus cocokan dulu
sama gudang packing dan export departemen. Biasanya dikirim 2x, pertengahan
bulan dan akhir bulan
|
|
10. shipping report. Ini adalah laporan
dari export, mengenai order yang akan dikirimkan, biasanya expor buat
shipping report berdasarkan packinglist dari bisnis, dan mereka kroscek lagi
|
|
11. Forecast, laporan ke accounting mengenai
kisaran order yang telah kita terima per bulan expor beserta harganya.
|
|
Trus saya pindah brand lagi, kali ini saya
yang pegang brand langsung, jadi Bisnis bukan assisten lagi. Jadi kerjaan
bertambah deh
|
|
1. Input orderan ke web, upload PO customer
ke web. Termasuk ngerevisi web untuk semua informasi yang ada perubahan dari
customer.
|
|
Dari mulai revisi no PO#, revise tgl expor,
revisi qty dan rangesize, dll
|
|
2. Laporan ke customer. Segala macam
laporan ke customer, seperti monthly loading, Inspection report (karena QC
brand ga stay di factory), factory plan, sampe masalah2 mengenai material
yang ada, dan solusi nya, termasuk kalau ada material delay atau permintaan
customer untuk majukan tgl expor
|
|
3. Laporan intern, seperti monthly, forecast,
shipping report, input PO# ke website
|
|
4. Purchase planning, semua material
sepatu, seperti: leather upper, lining, buckle, size label, outsole dan
footbed (tdk termasuk packing material), dan follow up ETD melalui purchase
dpt
|
|
5. Jiagongfengfa, yaitu nota laminating
dari dvp dan nota benang.
|
|
Isinya adalah pemakaian bahan2 laminating
dan penguat yang dipakai oleh dept cutting dan beserta satuannya, jika untuk
dept stitching
|
|
Bisnis bertugas apply new material code
(jika bahan laminatingannya baru), dan menginput ke system
|
|
Pokoknya segala macam komplain larinya
pasti ke bisnis…hahaha
|
imey monica
Minggu, 12 Juni 2016
business dept jobdesc
Rabu, 17 Februari 2016
Bagian umum sandal
Bagian umum sandal
1. UPPER
Upper adalah bagian paling utama dari sandal. Begitu pula kualitasnya, harus benar-benar bagus. Kulit yang digunakan tidak boleh gembos, berpori, berbercak, memiliki growthmark, dan penyakit kulit lainnya. Untuk bagian samping, boleh menggunakan kualitas yang agak jelek, karena memang letaknya tidak terlalu menjadi pusat perhatian. Ketebalan kulit yang digunakan biasanya lebih dari 1mm
2. LINING
Biasanya menggunakan kulit yang lebih tipis, seperti kulit kambing, kulit babi, atau kulit sapi dengan ketebalan < 1mm. Bagian ini berfungsi sebagai lapisan dalam dari sandal.
3. BUCKLE
Buckle adalah sabuk, pengait yang berfungsi untuk mengatur besar-kecilnya lengkung sandal, karena tiap kaki orang memiliki lengkungan yang berbeda.
4. PINCH ROPE
Bahasa ummnya adalah jepitan sandal. Pinch rope bentuknya seperti tali, dan kemudian dilapisi kulit agar nyaman digunakan dan lebih matching dengan upper.
5. EVA
Eva adalah bagian bawah sandal yang langsung bersentuhan dengan kaki. EVA memiliki bahan yang empuk agar nyaman saat digunakan. Eva juga berfungsi sebagai perekat dari pinchropen dan bagian samping dari sandal
6. OUTSOLE
Outsole adalah bagian paling bawah dari sandal yang bersentuhan dengan tanah/permukaan. Outsole biasanya terbuat dari Rubber agar elastis.
Langganan:
Postingan (Atom)